Hanya Satu Mobil Tangki Tua, Harijanto Mamangkey Desak Pemda Boalemo Tambah Armada Air Bersih - Warta Global Gorontalo

Mobile Menu

Top Ads

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran Jurnalis

Klik

Berita Update Terbaru

logoblog

Hanya Satu Mobil Tangki Tua, Harijanto Mamangkey Desak Pemda Boalemo Tambah Armada Air Bersih

Selasa, 20 Oktober 2026
Gorontalowartaglobal.Id BOALEMO – Keterbatasan armada pengangkut air bersih milik PDAM Kabupaten Boalemo menjadi sorotan anggota DPRD, Harijanto Mamangkey.
Di tengah kemarau panjang yang menyebabkan berkurangnya debit sumber air, PDAM disebut hanya mengandalkan satu unit mobil tangki yang kondisinya sudah tua untuk melayani kebutuhan air bersih di sejumlah kecamatan.

Harijanto meminta Pemerintah Kabupaten Boalemo segera mengambil langkah konkret dengan menambah armada distribusi air bersih agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi, terutama di wilayah yang terdampak kekeringan.

Menurutnya, keterbatasan armada membuat PDAM kewalahan menjangkau masyarakat yang membutuhkan pasokan air.
Sementara itu, kebutuhan air bersih tidak dapat ditunda karena menyangkut aktivitas rumah tangga, kesehatan, dan pelayanan publik.
“Kalau hanya mengandalkan satu mobil tangki yang sudah tua untuk melayani beberapa kecamatan, tentu beban pelayanannya sangat berat. Karena itu, saya meminta pemerintah daerah memikirkan penambahan armada agar distribusi air bersih kepada masyarakat bisa lebih maksimal,” ujar Harijanto.

Ia juga menyoroti kebutuhan air bersih di Rumah Sakit Iwan Bokings yang beberapa waktu lalu mendapat bantuan distribusi air menggunakan mobil tangki dari pihak balai di tingkat provinsi.

Menurut Harijanto, kebutuhan air bersih di rumah sakit harus mendapat perhatian khusus karena ketersediaannya sangat penting untuk menunjang pelayanan kepada pasien dan menjaga kebersihan lingkungan fasilitas kesehatan.
“Kita mengapresiasi bantuan dari pihak balai provinsi untuk memenuhi kebutuhan air di rumah sakit. Namun, kondisi ini juga harus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah agar ke depan tersedia sistem penanganan yang lebih siap dan berkelanjutan,” katanya.

Selain rumah sakit, ia meminta agar kebutuhan masyarakat di sejumlah kecamatan yang terdampak kemarau menjadi prioritas. Pemerintah daerah bersama PDAM perlu memetakan wilayah yang paling membutuhkan pasokan air serta mengatur distribusi secara adil dan terencana.

Harijanto menegaskan, penambahan armada perlu dipertimbangkan sebagai bagian dari solusi, baik melalui pengadaan kendaraan baru maupun skema dukungan lain yang memungkinkan sesuai kemampuan keuangan daerah dan ketentuan yang berlaku.
Ia juga mendorong evaluasi jangka panjang terhadap kapasitas sumber air dan infrastruktur distribusi agar persoalan serupa dapat diantisipasi ketika kemarau kembali melanda.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Jangan sampai keterbatasan sarana membuat warga dan fasilitas pelayanan publik terus mengalami kesulitan.

Pemerintah daerah perlu hadir dengan langkah nyata, bukan hanya ketika persoalan sudah terjadi, tetapi juga melalui perencanaan dan kesiapsiagaan,” tutupnya.

KALI DIBACA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar