Yudi: Jangan Sampai APBD Lebih Banyak Membiayai Perjalanan Pejabat daripada Kebutuhan Rakyat - Warta Global Gorontalo

Mobile Menu

Top Ads

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran Jurnalis

Klik

Berita Update Terbaru

logoblog

Yudi: Jangan Sampai APBD Lebih Banyak Membiayai Perjalanan Pejabat daripada Kebutuhan Rakyat

Rabu, 28 Oktober 2026
Gorontalowartaglobal.IdBOALEMO – Salah satu aktivis Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo, Yudi Setiawan, mempertanyakan skala prioritas belanja daerah, menyusul besarnya alokasi anggaran perjalanan dinas DPRD Boalemo yang mencapai miliaran rupiah, sementara sejumlah fasilitas publik masih membutuhkan perhatian serius pemerintah.

Menurut Yudi, kondisi tersebut harus menjadi bahan evaluasi bersama, baik oleh pemerintah daerah maupun DPRD, dalam menentukan arah kebijakan penggunaan APBD.
Ia menegaskan, dirinya tidak mempersoalkan perjalanan dinas sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pemerintahan dan kedewanan.

Namun, penggunaan anggaran tersebut harus benar-benar proporsional, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Jangan sampai APBD lebih banyak membiayai perjalanan pejabat daripada menjawab kebutuhan rakyat. Kita masih diperhadapkan dengan persoalan jembatan roboh, kerusakan infrastruktur jalan, keterbatasan air bersih, dan berbagai fasilitas publik yang membutuhkan penanganan segera," tegas Yudi.

Ia mencontohkan kondisi jembatan penghubung Desa Harapan dan Desa Sukamaju di Kecamatan Wonosari yang roboh dan hingga kini membutuhkan penanganan serius. Begitu pula persoalan keterbatasan armada tangki air PDAM dalam melayani masyarakat yang terdampak kemarau panjang di sejumlah kecamatan.

Menurutnya, persoalan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan dasar masyarakat masih memerlukan perhatian dan keberpihakan anggaran yang lebih besar.
"Uang APBD adalah uang rakyat. Karena itu, ukuran keberhasilan belanja daerah bukan seberapa besar anggaran yang dihabiskan untuk kegiatan pejabat, tetapi seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat," tutupnya.

KALI DIBACA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar